IHSG Dibuka Terangkat ke 6.695 Disokong Penguatan Saham Big Caps

IHSG Dibuka Terangkat ke 6.695 Disokong Penguatan Saham Big Caps
Pengunjung melihat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (4/9/2026) di zona hijau pada level 6.695,47. Penguatan indeks ini seirama dengan menguatnya saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), seperti TPIA, DSSA, TLKM, hingga BBRI.

Merujuk data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak naik 0,41% atau bertambah 27,58 poin menuju posisi 6.695,47 hingga pukul 09.01 WIB. Di awal sesi transaksi hari ini, indeks sempat menyentuh level terendah di 6.690,32 dan berada di posisi tertinggi pada 6.704,12.

Tercatat sebanyak 319 saham menguat, 117 saham mengalami penurunan, serta 234 saham tidak mengalami perubahan. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar berada pada posisi Rp11.713,64 triliun.

Lonjakan tertinggi pada jajaran saham big caps dibukukan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang menguat 1,49% ke posisi Rp2.040. Disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang terangkat 1,27% menjadi Rp1.200, serta PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang naik 1,19% ke Rp2.630 per saham.

Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mencatatkan kenaikan 1,15% ke Rp2.630, kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) meningkat 0,88% menjadi Rp3.440.

Di sisi lain, IHSG diproyeksikan masih memiliki risiko terkoreksi secara terbatas pada perdagangan hari ini, setelah mencatatkan kenaikan tajam pada sesi sebelumnya yang disokong aksi beli bersih oleh investor asing.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengungkapkan bahwa pergerakan IHSG hari ini diprediksi akan menguji kisaran support pada level 6.620–6.650, sedangkan rentang resistance berada pada area 6.700–6.720.

“IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,” kata Fanny dalam riset harian.

Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG terangkat 1,09% yang diwarnai oleh pembukuan aksi beli bersih (net buy) pemodal asing mencapai Rp1,11 triliun. Saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain BMRI, BBCA, CPIN, ANTM, dan ADRO.

Pasar saham global turut memberikan dorongan positif menyusul melesatnya tiga indeks utama di Wall Street pada malam sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 1,18%, S&P 500 menguat 1,06%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,40%.

Laju penguatan bursa global tersebut didorong oleh pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller yang memberikan isyarat bakal menahan suku bunga acuan apabila laju inflasi terus melandai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index