JAKARTA - Real Madrid Foundation (RMF) mendistribusikan wawasan kepelatihan kepada 50 pelatih sepak bola lokal tanah air guna mempelajari metodologi latihan melalui tiga juru taktik teknis yang dihadirkan secara khusus, yaitu Pablo Gomez Revenga, Carlos Gustavo Albert Garcia, bersama Maria Bores Vazquez.
"Nantinya para pelatih mendapatkan pembelajaran mengenai pendekatan pengembangan sepak bola usia muda, metodologi kepelatihan, serta teknik-teknik pelatihan yang diterapkan RMF," ungkap Director of Camps and Clinics Real Madrid Foundation Andres Muntaner Borrajo dalam sesi temu media YKK ASAO Kids Football Clinic berlokasi di The Arena British School Jakarta, Tangerang Selatan, hari Jumat.
Andres pun mengimbuhkan bahwasanya wawasan yang didapatkan oleh para juru taktik diharap tidak berhenti sepanjang acara berlangsung, melainkan mereka mampu memboyong ilmu beserta pengalaman tersebut pulang ke komunitas masing-masing demi selanjutnya diaplikasikan dan dilimpahkan kepada estafet generasi atlet muda selanjutnya.
"Program ini menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem sepak bola usia muda yang berkelanjutan. Transfer pengetahuan kepada pelatih lokal dapat memperluas dampak program karena pelatih memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan teknis sekaligus karakter pemain muda," ujarnya.
Sementara itu, jajaran pelatih yang dihadirkan mempunyai latar belakang mumpuni. Pablo Gomez Revenga memegang posisi sebagai Manager Of Camps and Clinics RMF serta sudah bergabung sejak tahun 2009.
Disusul Carlos Gustavo Albert Garcia selaku Head Coach RMF yang mempunyai pengalaman dalam hal pembinaan pemain usia dini di ranah proyek internasional. Lalu Maria Bores Vazquez berperan sebagai Technical Coach RMF dan pernah berkarier sebagai pesepak bola profesional pada klub Sevilla FC dan Atletico Madrid.
Presiden YKK Holding Asia Kazuto Daimon menyambung bahwa agenda YKK ASAO Kids Football Clinic merupakan penyelenggaraan ke-30 yang telah dihelat mulai tahun 2007. Pada tahun ini, kegiatan dilangsungkan sepanjang tiga hari terhitung tanggal 28 sampai 30 Agustus bertempat di The Arena, British School Jakarta (BSJ) Kota Tangerang Selatan.
Di samping menyuguhkan pelatihan bagi juru taktik lokal, agenda ini turut menyertakan sekitar 340 anak dari panti asuhan serta komunitas guna mengikuti sesi latihan si kulit bundar sekaligus memperoleh atribut sepak bola berupa jersi, celana pendek, kaus kaki, serta alas kaki sepak bola.
"Tak hanya memberikan pelatihan, seluruh bola dan peralatan yang digunakan selama klinik juga akan didonasikan kepada sekolah-sekolah lokal dan organisasi nirlaba. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan komunitas di Indonesia," katanya.
Di sisi lain, kerja sama bersama Real Madrid Foundation menghadirkan peluang bagi juru taktik Indonesia guna meraih pengalaman secara langsung terkait pendekatan RMF dalam memajukan sepak bola usia dini.
"Melalui transfer ilmu dari para profesional Real Madrid Foundation kepada pelatih lokal, program tersebut diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang bagi pembinaan sepak bola usia muda sekaligus memperkuat kapasitas pelatih Indonesia di tingkat komunitas," katanya.