Tinju Putri Makin Populer, Presiden WBC Apresiasi Claressa Shields

Tinju Putri Makin Populer, Presiden WBC Apresiasi Claressa Shields
Foto Presiden World Boxing Council [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden World Boxing Council (WBC) Mauricio Sulaiman memberikan apresiasi tinggi terhadap lompatan perkembangan tinju profesional putri yang dinilainya sangat pesat, serta sanggup bersaing ketat dengan tinju profesional putra baik dalam cakupan prestasi maupun daya pikat bagi khalayak umum.

"Ada begitu banyak talenta (petinju putri) di seluruh dunia. Tinju perempuan adalah kenyataan dan ada sekarang dan akan tetap ada selamanya," kata Mauricio Sulaiman dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ia memaparkan, pada masa kini bermunculan jajaran petinju putri yang tak cuma sanggup menyabet gelar juara sejati, melainkan pula mengantongi bayaran yang jauh lebih tinggi ketimbang sebagian petinju pria. Fenomena ini membuktikan bahwa tingkat ketenaran beserta nilai jual seorang petinju tak lagi didikte murni oleh gender.

Dalam pandangan Mauricio, arena tinju jauh lebih menitikberatkan pada kapasitas personal, nilai komersial, popularitas publik, serta bagaimana seorang petinju mampu memperagakan aksi terbaiknya di atas arena ring.

"Ada Claressa Shields, Katie Taylor, Amanda Serrano, dan banyak lagi yang melakukan pekerjaan hebat di dunia tinju," katanya.

Mauricio turut melayangkan pujian atas keberhasilan terbaru petinju wanita asal Amerika Serikat, Claressa Shields, yang sukses merebut takhta juara dunia kelas menengah putri versi WBC dan World Boxing Association (WBA) dari tangan Kaye Scott.

Shields, yang memegang rekam jejak sebagai mantan juara sejati kelas berat putri pada era empat sabuk (WBC, WBA, IBF, dan WBO), rela memangkas bobot tubuhnya hingga 38 pon atau berkisar 17 kilogram demi dapat bertarung di kelas menengah.

Mauricio menyatakan rasa kagumnya menyaksikan keberhasilan Shields memangkas berat badan sekaligus merebut kembali sabuk juara di divisi yang berlainan. Menurutnya, torehan prestasi itu amat fantastis dan mencerminkan besarnya komitmen atlet tersebut terhadap perjalanan kariernya.

"Dia (Shields) adalah contoh kerja keras, ketahanan, dan dedikasi," katanya.

Ia menguraikan bahwasanya Shields saat ini tengah mengukir jejak sejarahnya sendiri di kancah tinju profesional. Setiap petinju, sebutnya, memiliki masa kejayaannya masing-masing, dan lanskap tinju profesional putri saat ini berada dalam hegemoni era Claressa Shields.

Mauricio mengaku bangga dan bersukacita menyaksikan para atlet perempuan mampu memberikan performa gemilang di pelbagai pelosok dunia. Ia menjamin WBC berdiri penuh mendukung serta berdedikasi mempromosikan sekaligus memacu progresifitas tinju putri, termasuk menaruh perhatian pada aspek perlindungan dan keselamatan para petinju.

Ia mengimbuhi bahwasanya dalam dinamika tinju modern, aspek yang kian krusial yakni daya pikat, raihan prestasi, serta popularitas yang dipetik lewat kemenangan di atas ring, alih-alih terbatas pada jenis kelamin sang petinju semata.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index