Pramono Anung Siapkan Proyek Perluasan Rute LRT Jakarta Menuju JIS dan Halim

Pramono Anung Siapkan Proyek Perluasan Rute LRT Jakarta Menuju JIS dan Halim
Kepala Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung Wibowo. (Foto: NET)

JAKARTA — Kepala Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung Wibowo merancang pembangunan proyek lintasan kereta ringan dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS) serta Velodrome ke Stasiun Whoosh Halim. 

Pramono mengutarakan inisiatif tersebut bakal terlaksana seusai Stasiun LRT koridor Manggarai-Kelapa Gading beroperasi secara normal.

"Mengenai tarif nanti akan diputuskan kemudian, tetapi saya merencanakan setelah ini selesai beroperasi, maka kami akan memikirkan dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan kereta cepat Whoosh yang ada di Halim," ucapnya kepada awak media di Stasiun LRT Manggarai.

Berdasarkan pandangannya, manakala seluruh moda transportasi tersebut telah terhubung, nyaris seluruh jaringan angkutan massal di Jakarta bakal terintegrasi, terkecuali perampungan MRT koridor Barat-Timur. 

Dia menilai, seandainya keterhubungan itu telah terwujud, pemanfaatan angkutan massal di Jakarta diyakini bakal melonjak secara substansial. Dia merefleksikan catatan mutakhir bulan lalu, pemanfaatan angkutan massal di Jakarta telah mencatatkan pertumbuhan mendekati 15%.

"Jadi artinya kesadaran orang untuk menggunakan transportasi umum ini menjadi lebih baik," ucapnya.

Berkenaan dengan Stasiun LRT Manggarai-Kelapa Gading, Pramono memaparkan bahwasanya tahapan konstruksi telah menyentuh angka nyaris 98%. Kedepannya, operasional disetarakan dengan waktu KRL, yakni mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 00.00 WIB. 

Pramono menuturkan pada fase permulaan operasional, volume pengguna LRT koridor tersebut diprediksikan mencapai sekitar 60.000 jiwa per hari. Jumlah tersebut lantas diekspektasikan melonjak menjadi sekitar 80.000 pengguna per hari tatkala layanan telah berjalan normal.

Di sisi lain, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin berencana berkoordinasi bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) guna mendirikan Stasiun LRT Manggarai menjelma satu fasilitas kawasan komersial terpadu (central business district / CBD).

"Ke depan nanti kami akan bekerja sama dengan KAI untuk membangun kawasan ini menjadi satu fasilitas CBD baru," katanya.

Dia menimpali, koordinasi tersebut pun mengusahakan terhubungnya stasiun LRT dan KRL Manggarai sehingga pelanggan tidak usah keluar dari area stasiun.

"Kami sebagai operator di sini nanti akan melakukan connecting, sehingga penumpang dari KRL yang pindah ke LRT atau sebaliknya tidak perlu turun ke bawah. Mereka bisa langsung terkoneksi dengan KRL," ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index