Perkuat 4 Sektor Utama, Lautan Luas Raih Rp5,11 Triliun di Semester I

Selasa, 08 September 2026 | 23:34:02 WIB
Ilustrasi Pegawai beraktivitas di dekat papan informasi data saham di kantor BEI, Jakarta [FOTO: NET].

JAKARTA – PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) memperkokoh strategi ekspansi jangka panjang lewat fokus pengembangan usaha di empat sektor industri strategis sepanjang tahun 2026.

Empat lini bisnis strategis tersebut meliputi makanan dan minuman (Food & Beverages), pengolahan air (Water Treatment), perawatan rumah dan pribadi (Personal Home Care), serta bahan kimia (Chemical).

Direktur Pengelola Lautan Luas Joshua C. Asali mengungkapkan bahwa capaian kinerja semester pertama bertindak sebagai pijakan utama bagi perseroan dalam melanjutkan agenda pertumbuhan.

Sepanjang semester I/2026, Lautan Luas mengantongi pendapatan konsolidasi mencapai Rp5,11 triliun, melesat 21,2% jika dibandingkan nilai Rp4,22 triliun pada kurun yang sama tahun sebelumnya. Dalam rentang waktu tersebut, EBITDA perseroan bertengger di angka Rp411 miliar, sementara perolehan laba bersih menyentuh Rp124 miliar.

"Kami melihat peluang yang menarik di sejumlah industri strategis dan akan terus mengembangkan kemampuan Lautan Luas untuk menyediakan produk, solusi, serta layanan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah," ujarnya dalam paparan publik, Selasa (8/9/2026).

Lautan Luas berbekal portofolio bisnis yang terbilang cukup terdiversifikasi. Pada semester I/2026, porsi pendapatan terbesar disumbang oleh segmen Chemical & Others yakni 41%. Selanjutnya, Food & Beverages menyumbang 20%, Animal Feed 13%, Water 12%, Personal Home Care 9%, serta Support & Services sebesar 5%.

Direktur Komersial Lautan Luas Soewandhi Soekamto menyebutkan bahwa diversifikasi menjadi salah satu fondasi utama perseroan untuk menjaga daya tahan bisnis sekaligus membuka ruang penetrasi ke sektor industri berprospek jangka panjang.

"Perseroan juga akan terus meninjau peluang pertumbuhan dan investasi di pasar regional khususnya pada empat sektor industri yang menjadi fokus," katanya.

Pada sektor Food & Beverages, Lautan Luas memperkuat kedudukan di pasar business-to-business (B2B) lewat pengembangan formulasi bahan baku untuk industri daging olahan, minuman, bumbu dan penyedap, hingga dairy serta cheese

Pihak perseroan turut memperlebar jaringan ke ranah hotel, restoran, dan kafe (HoReCa), rantai kedai kopi, hingga bakery. Langkah ekspansi ke pasar internasional juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan segmen ini.

Guna meningkatkan nilai tambah, Lautan Luas mengoptimalkan sarana laboratorium, solusi teknikal, serta kapasitas formulasi agar dapat terlibat lebih intensif dalam alur pengembangan produk pelanggan. Pada ranah konsumen, perseroan memperkuat saluran distribusi beserta brand awareness produk retail sebagai bagian dari pengembangan segmen business-to-consumer (B2C).

Pada sektor Water Treatment, Lautan Luas melancarkan transformasi bisnis menuju konsep Integrated Water Solution. Penawaran solusi yang dihadirkan tidak lagi terbatas pada pasokan bahan kimia maupun media pengolahan air, melainkan mencakup layanan operasional dan pemeliharaan, sistem pemrosesan air bersih dan limbah, hingga solusi air bersih serta air minum. 

Perseroan juga mengeksplorasi langkah penetrasi ke pasar internasional dan industri strategis, sembari merancang produk specialty, cleaning, serta sanitation guna memperluas jangkauan solusi bagi konsumen.

Di lini Personal Home Care, Lautan Luas mengusung pendekatan kolaboratif bersama para pelanggan melalui pengembangan produk bersama. Perseroan turut menguatkan fungsi laboratorium, solusi teknikal, serta keahlian formulasi. Fokus utamanya terletak pada pengembangan active ingredients demi memenuhi kebutuhan industri perawatan pribadi. Penetrasi ke pasar internasional juga kian dipacu guna membuka kran pertumbuhan baru.

Sementara itu pada sektor Chemical, perseroan meluaskan portofolio serta opsi solusi untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk sektor farmasi dan kesehatan. Lautan Luas mengukuhkan kemitraan bersama multi-principal guna memperbesar ragam pilihan produk sekaligus mendongkrak kontribusi penjualan private label.

Dari ranah manufaktur, perseroan mengembangkan produk turunan minyak dan wax serta sodium silicate melalui pengoperasian fasilitas produksi milik sendiri. Perluasan pasar internasional dan pengembangan B2B e-commerce juga masuk dalam skema strategi pengembangan bisnis.

Di tengah bergulirnya agenda ekspansi, Lautan Luas tetap memelihara kedisiplinan keuangan. Hal tersebut dibuktikan oleh penurunan rasio utang bersih terhadap EBITDA menjadi 1,42 kali pada semester I/2026, dari posisi 2,42 kali pada periode sama tahun sebelumnya. Rasio utang bersih terhadap ekuitas bertahan di level 0,32 kali. Sementara itu, siklus modal kerja mencatatkan perbaikan menjadi 48 hari, dibandingkan 57 hari pada semester I/2025.

Direktur Keuangan Lautan Luas Elly M. Tansil menegaskan bahwa perseroan bakal terus menjaga keseimbangan antara laju ekspansi, profitabilitas, serta tata kelola keuangan.

"Kami akan terus menjaga kualitas pertumbuhan dengan mengoptimalkan portofolio bisnis. Selain itu, disiplin dalam pengelolaan keuangan dan modal kerja akan tetap menjadi bagian penting yang akan kami fokuskan dalam mendukung ekspansi Perseroan," ujarnya.

Terkini

Rutinitas Berjemur Pagi, Bikin Tubuh Lebih Segar dan Fokus

Selasa, 08 September 2026 | 01:05:31 WIB

DPR Dukung Rencana Integrasi BMKG dan Badan Geologi

Selasa, 08 September 2026 | 00:56:01 WIB

Tips Orang Tua Jaga Hubungan Erat saat Anak Mulai Merantau

Selasa, 08 September 2026 | 00:52:32 WIB

Cara Membuat Sambal Goreng Krecek Petai yang Gurih Pedas

Selasa, 08 September 2026 | 00:46:02 WIB