CUAN Negosiasi Jadi Pengendali Baru SINI, Intip Peta Sahamnya

Jumat, 04 September 2026 | 05:57:01 WIB
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). (Foto: NET)

JAKARTA — Emiten milik taipan Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), saat ini sedang menjalankan proses negosiasi guna mengambil alih posisi pengendali PT Singaraja Putra Tbk. (SINI). 

Di tengah berlangsungnya tahapan tersebut, tercatat ada lima entitas pemegang saham yang masing-masing menguasai lebih dari 5% kepemilikan saham di SINI.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SINI per akhir Juli 2026, lima pemegang saham mayoritas tersebut meliputi dua entitas yang berada di dalam kendali langsung maupun tidak langsung oleh CUAN. 

PT Petrosea Tbk. (PTRO) memegang porsi terbesar dengan kepemilikan sebanyak 239,11 juta saham atau setara dengan 19,88%. 

Posisi berikutnya diisi oleh PT Autum Prima yang menggenggam 204,3 juta saham atau 16,99%, diikuti PT Kreasi Jasa Persada yang menguasai 94,94 juta saham atau 7,9%. 

Sementara itu, Ever Grace International memegang 90 juta saham atau 7,48%, serta Batubara Development memiliki 74,53 juta saham atau setara 6,2%.

Berikut adalah rincian daftar pemegang saham SINI per akhir Juli 2026:

  • PT Petrosea Tbk. (PTRO): 239.105.000 saham (19,88%)
  • PT Autum Prima: 204.300.000 saham (16,99%)
  • PT Kreasi Jasa Persada: 94.940.000 saham (7,90%)
  • Ever Grace International: 90.000.000 saham (7,48%)
  • Batubara Development: 74.530.000 saham (6,20%)
  • Pemegang Saham <5% – Non Warkat: 499.575.000 saham (41,55%)
  • Total: 1.202.450.000 saham (100,00%)

Melalui entitas PTRO dan PT Kreasi Jasa Persada, CUAN secara langsung maupun tidak langsung telah mengantongi 27,78% kepemilikan saham di SINI. 

Direktur Utama CUAN, Michael, menyampaikan bahwa perseroan tengah merundingkan berbagai aspek penting dengan para pemegang saham SINI, mulai dari mekanisme transaksi, penentuan harga, hingga jadwal penyelesaian akhir.

"Pada tanggal pengumuman ini diterbitkan, CUAN (melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk) telah memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, sebesar 27,78% dari modal ditempatkan dan disetor SINI dan sedang melakukan negosiasi dengan pemegang saham SINI," ungkap Michael melalui keterbukaan informasi pada Jumat, 4 September 2026.

Apabila seluruh perundingan mencapai kata sepakat serta memenuhi syarat dan perizinan yang dibutuhkan, CUAN lewat anak usahanya diproyeksikan keluar sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus pemegang kendali atas kebijakan, arah strategis, serta manajemen SINI. 

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperluas skala bisnis dan memperkokoh posisi grup di sektor pertambangan maupun jasa pertambangan secara terintegrasi.

Manajemen menegaskan bahwa tujuan utama korporasi ini adalah menambah portofolio aset, memperluas jaringan operasional, serta mendukung visi jangka panjang perusahaan. 

Seluruh tahapan pengambilalihan ini dipastikan akan mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Jika transaksi tuntas dan CUAN resmi bertindak sebagai pengendali baru, pihak perusahaan atau entitas penunjuknya wajib melaksanakan penawaran tender wajib terhadap saham SINI.

Peningkatan porsi saham PTRO di SINI sendiri terjadi setelah Petrosea mengambil bagian dalam aksi rights issue yang rampung pada 23 Juli 2026 dengan nilai penyertaan modal mencapai Rp1,19 triliun.

Bersamaan dengan proses tersebut, PTRO turut merampungkan divestasi 99,99% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) kepada SINI. KMS merupakan entitas pemilik saham di PT Cristian Eka Pratama (CEP), pemegang IUP-OP batu bara di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Portofolio pertambangan SINI kini juga mencakup beberapa entitas lain seperti PT Persada Kapuas Prima (PKP), PT Pasir Bara Prima (PBP), PT Pesona Bara Cakrawala (PBC), dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP) yang beroperasi di Kalimantan Tengah, di mana seluruhnya juga tercatat sebagai klien jasa kontrak pertambangan Petrosea. 

Presiden Direktur Petrosea, Michael, optimistis bahwa industri batu bara masih memegang peranan krusial sebagai fondasi energi terjangkau guna menopang ketahanan energi nasional ke depan.

Terkini

Dilepas Madrid Lewat Telepon, Ceballos Tantang Mantan

Jumat, 04 September 2026 | 06:20:02 WIB

Skenario Lolos Timnas U20 ke Piala Asia 2027

Jumat, 04 September 2026 | 06:18:32 WIB

Bocoran iPhone 18: Harga, Kamera, hingga Layar Lipat

Jumat, 04 September 2026 | 06:17:01 WIB

WBO Desak Sheeraz dan Zhanibek Segera Capai Kesepakatan Duel

Jumat, 04 September 2026 | 06:14:02 WIB