Gunung Semeru Erupsi Setinggi 800 Meter, Warga Diminta Waspada

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:11:01 WIB
Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur meletus dengan ketinggian kolom mencapai 800 meter. (Foto: NET)

JAKARTA - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur meletus dengan ketinggian kolom mencapai 800 meter di atas puncak pada Jumat pagi.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya, semburan abu vulkanik Semeru tampak berwarna putih hingga kelabu dengan ketebalan sedang menuju ke arah barat daya.

"Saat laporan itu dibuat, erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih berlangsung," tuturnya.

Berdasarkan catatan petugas, sebelumnya letusan Gunung Semeru terjadi sebanyak dua kali pada Jumat pagi yakni pukul 05.02 WIB dengan tinggi kolom abu terpantau sekitar 500 meter di atas puncak serta pukul 05.17 WIB dengan ketinggian kolom letusan terpantau sekitar 700 meter di atas puncak.

Ia memaparkan, saat ini tingkat kegiatan vulkanik Gunung Semeru berada pada level III atau Siaga dengan anjuran agar warga tidak menjalankan kegiatan apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, warga juga dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari pinggir sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berisiko terlanda perluasan awan panas serta aliran lahar sampai jarak 17 km dari puncak.

Selanjutnya warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru dikarenakan rentan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar.

Warga pun diminta agar siaga terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang jalur sungai atau lembah yang bersumber di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ucap Liswanto.

Terkini