Kredit CIMB Niaga Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 T di Semester I/2026

Kredit CIMB Niaga Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 T di Semester I/2026
PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) mencatatkan tren bisnis yang stabil sepanjang semester pertama 2026. Penyaluran kredit serta pembiayaan perusahaan mengalami kenaikan sebesar 6,6% secara tahunan (year on year/YoY) hingga menyentuh angka Rp247,2 triliun, seiring dengan penguatan himpunan dana murah atau current account and savings account (CASA).

Berdasarkan laporan kinerja keuangan untuk periode semester pertama 2026, CIMB Niaga membukukan CASA senilai Rp193,1 triliun atau mencatatkan pertumbuhan 6,9% (YoY). Di samping itu, perolehan laba sebelum pajak secara konsolidasian berhasil mencapai Rp4,3 triliun.

President Director & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan menjelaskan bahwa pencapaian tersebut didorong oleh penerapan strategi yang disiplin, khususnya dalam memacu ekspansi kredit berkualitas serta memaksimalkan perolehan dana murah. 

“Pendapatan operasional [revenue] dan laba operasional sebelum pencadangan [pre-provision operating profit] masing-masing tumbuh 6,8% [YoY] dan 6,5% [YoY],” ujar Lani dalam keterangannya pada Senin (7/9/2026).

Beliau menambahkan bahwa penguatan kontribusi pendapatan nonbunga turut berperan penting dalam mengimbangi penurunan pendapatan bunga bersih. Pada aspek kualitas aset, bank melaporkan adanya perbaikan rasio kredit bermasalah (gross non-performing loan/NPL) yang bergerak ke level 1,83%. 

Selain itu, langkah penguatan pencadangan bagi perusahaan multifinance juga terus dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.

Secara keseluruhan, total aset konsolidasian CIMB Niaga per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp382 triliun atau naik 6,7% (YoY). Sementara itu, perolehan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 2,8% (YoY) menjadi Rp269,3 triliun, dengan tingkat rasio CASA yang kokoh di angka 71,7%.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index