Rupiah Melemah ke Rp17.721, BRI Patok Kurs Jual Dolar AS Rp17.734 Hari Ini

Rupiah Melemah ke Rp17.721, BRI Patok Kurs Jual Dolar AS Rp17.734 Hari Ini

LITERASIKEUANGAN.COM — Tekanan terhadap rupiah berlanjut seiring sentimen eksternal yang masih dominan. Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menuturkan, penguatan dolar AS tidak lepas dari sikap AS yang kembali mengancam akan memberikan sanksi kepada Iran. Peringatan perang ekonomi tersebut muncul di tengah kebuntuan yang terus berlanjut di Selat Hormuz dan wilayah sekitarnya yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Data ekonomi AS juga memberikan angin segar bagi dolar. Indeks PMI Jasa S&P Global AS untuk Agustus tercatat melesat ke 56,8, melampaui estimasi pasar di angka 54 dan menjadi level tertinggi sejak Desember 2024. Angka ini juga naik signifikan dibandingkan capaian bulan sebelumnya yang sebesar 54,6.

Kekhawatiran Inflasi dan Defisit Transaksi Berjalan Tekan Rupiah

Di sisi lain, pasar mulai mengkhawatirkan potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam beberapa bulan mendatang. Kekhawatiran ini dipicu oleh inflasi yang berpotensi merangkak naik akibat tingginya harga energi di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlanjut.

Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari data neraca pembayaran Indonesia. Defisit transaksi berjalan melebar signifikan pada kuartal II/2026 menjadi US$12,5 miliar atau setara 3,3% terhadap produk domestik bruto (PDB). Pelebaran ini antara lain dipengaruhi oleh kenaikan impor minyak sejalan dengan tingginya harga minyak dunia yang bersifat temporer.

Meski demikian, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II/2026 mencatat defisit US$900 juta, jauh lebih rendah dibandingkan defisit US$9,1 miliar pada kuartal I/2026. Perbaikan ini ditopang transaksi modal dan finansial yang berbalik mencatat surplus US$12 miliar, setelah pada kuartal sebelumnya mengalami defisit US$4,8 miliar.

Proyeksi Pergerakan Rupiah dan Kurs Dolar AS di BRI Hari Ini

Ibrahim memproyeksikan pada perdagangan Selasa (25/8/2026), mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah. Rentang pergerakannya diperkirakan berada di level Rp17.720—Rp17.770 per dolar AS.

Bagi Anda yang membutuhkan valas untuk transaksi hari ini, berikut kurs dolar AS yang berlaku di BRI pada Selasa (25/8/2026):

  • E-Rate: Harga beli Rp17.678 dan harga jual Rp17.734 per dolar AS.
  • TT Counter: Harga beli Rp17.565 dan harga jual Rp17.865 per dolar AS.

Kurs jual merupakan harga yang berlaku saat Anda menukarkan rupiah menjadi dolar AS, sementara kurs beli berlaku saat Anda menukarkan dolar AS menjadi rupiah. Kurs jual beli di atas adalah kurs indikasi yang dapat berbeda dengan kurs transaksi aktual di kantor cabang BRI.

Investasi mengandung risiko.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index