Rincian Pergerakan IHSG Ditutup Melemah 0,86% Serta Top Losers LQ45

Rincian Pergerakan IHSG Ditutup Melemah 0,86% Serta Top Losers LQ45
Indeks Harga Saham Gabungan. (Foto: NET)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan berakhir di zona merah usai sempat mencetak penguatan di awal pekan ini. Berdasarkan informasi Bursa Efek Indonesia melalui RTI Business, IHSG merosot 0,86% atau terpangkas 55 poin menuju level 6.394,12 saat penutupan perdagangan Rabu (19/8/2026).

Indeks domestik tersebut tertekan oleh penurunan sebagian besar indeks sektoral. Sektor yang mengalami koreksi terdalam yaitu IDX Barang Baku sebesar 1,21%, diikuti IDX Barang Konsumer Non Primer 1,05%, IDX Barang Konsumer Primer 0,96%, serta IDX Perindustrian 0,79%.

Selanjutnya IDX Kesehatan berkurang 0,76%, IDX Energi 0,71%, IDX Teknologi 0,62%, IDX Keuangan 0,52%, dan IDX Transportasi serta Logistik 0,20%. Di sisi lain, hanya dua sektor yang berhasil mencatatkan penguatan yakni infrastruktur sebesar 0,42% serta properti dan real estate 0,42%.

Keseluruhan volume perdagangan saham di BEI mencapai 35,85 miliar lembar dengan nominal transaksi menembus Rp 14,22 triliun. Terdapat 363 saham yang mengalami pelemahan, 238 saham menguat, serta 188 saham berada dalam posisi stagnan.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers pada indeks LQ45 mencakup:

  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 4,62% ke Rp 620 per saham
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melemah 4,55% ke Rp 1.050 per saham
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) terkoreksi 3,35% ke Rp 2.600 per saham

Sementara itu, jajaran saham yang masuk kategori top gainers pada indeks LQ45 antara lain:

  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 6,34% ke Rp 1.425 per saham
  • PT Indosat Tbk (ISAT) naik 5,38% ke Rp 2.740 per saham
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bertambah 1,96% ke Rp 208 per saham

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index