JAKARTA - Libur panjang Hari Raya Waisak 2025 diperkirakan akan meningkatkan arus penyeberangan antara Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana, Bali. Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan para penumpang.
Prediksi Peningkatan Arus Penyeberangan
Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, mengungkapkan bahwa peningkatan arus penyeberangan diperkirakan akan terjadi mulai akhir pekan ini. Namun, ia menambahkan bahwa lonjakan tersebut tidak akan sebesar pada saat arus mudik Lebaran, sehingga masih dapat dikendalikan. "Peningkatan yang diprediksi terjadi, tidak seperti pada saat arus mudik, sehingga masih bisa terkendali," ujarnya.
Langkah Antisipasi yang Ditempuh
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT ASDP telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Beberapa pekerjaan peremajaan di sekitar pelabuhan dipercepat agar tidak mengganggu aktivitas penyeberangan. Selain itu, sebanyak 28 unit kapal telah disiapkan untuk beroperasi setiap harinya. Apabila terjadi peningkatan signifikan, jumlah kapal dapat ditambah hingga 31 unit. "Pola-pola penyeberangan saat melayani arus mudik juga akan diterapkan apabila diperlukan," tambah Ryan.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
PT ASDP juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kepolisian, dan Dinas Perhubungan, untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan. Rekayasa lalu lintas dan penyiapan buffer zone menjadi bagian dari strategi untuk mengatasi potensi kemacetan. "Tentunya semua persiapan harus kita lakukan secara matang, dan kami berharap dukungan dari seluruh stakeholder sehingga pelaksanaan libur panjang ini bisa kita laksanakan dengan baik," ujar Ryan.
Imbauan kepada Para Penumpang
Pihak ASDP mengimbau kepada para penumpang untuk selalu menjaga keselamatan dan mengikuti arahan petugas. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap. Selain itu, disarankan bagi para pemudik untuk melakukan perjalanan pada pagi atau siang hari guna menghindari antrean panjang. "Para pemudik agar melakukan perjalanan mudik lebih awal, mengingat Hari Suci Nyepi yang jatuh pada Sabtu (29/3/2025) agar tidak terjebak nantinya," papar Ryan.
Penutupan Sementara Selama Hari Raya Nyepi
Sebagai bagian dari penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi, operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk akan dihentikan sementara. Pelabuhan Ketapang akan ditutup mulai 28 Maret 2025 pukul 17.00 WIB hingga 30 Maret 2025 pukul 06.00 WIB. Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup mulai 29 Maret 2025 pukul 05.00 WITA hingga 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.
Selama periode penutupan, pembelian tiket online tidak dapat dilakukan. Bagi pengguna jasa yang telah melakukan reservasi pada periode tersebut, ASDP akan melakukan pengembalian dana secara penuh (full refund) di luar biaya layanan dan administrasi.