Cesc Fabregas Alihkan Fokus ke Parma Usai Como Bantai RB Leipzig

Jumat, 11 September 2026 | 03:58:32 WIB
pelatih kepala como 1907 cesc fabregas [FOTO: NET].

JAKARTA - Cesc Fabregas berhasil mengantarkan Como 1907 memetik kemenangan bersejarah dalam ajang Liga Champions 2026-2027 usai sukses membekuk RB Leipzig pada rangkaian laga matchday pembuka. 

Duel antara Como 1907 melawan RB Leipzig yang dihelat di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada hari Jumat (11/9/2026) dini hari WIB tersebut rampung dengan skor akhir 4-1.

Kemenangan gemilang skuad berjuluk I Lariani ini masing-masing dipersembahkan lewat kontribusi gol dari Martin Baturina pada menit ke-15, Anastasios Douvikas di menit ke-38, Assane Diao pada menit ke-54, serta ditutup oleh Maximo Perrone di pengujung laga menit ke-90.

Kendati berstatus sebagai tim debutan, performa impresif Como sukses menyita perhatian publik dan untuk sementara bertengger di posisi kelima klasemen dengan raihan tiga angka.

Selain itu, Como juga tercatat sebagai satu-satunya klub asal Italia yang berhasil meraup hasil sempurna berupa kemenangan pada pekan pembuka ini, menyusul hasil negatif yang diderita Inter Milan serta Napoli, dan raihan imbang AS Roma.

Bagi kubu I Lariani, pertandingan tersebut memiliki arti yang sangat krusial dan bersejarah lantaran menjadi pementasan perdana Liga Champions yang digelar langsung di kandang sendiri, menyusul transformasi besar klub yang berkembang pesat dalam kurun waktu kurang dari satu dekade terakhir.

Kemenangan Bersejarah bagi Como

Cesc Fabregas melayangkan apresiasi tinggi atas keberhasilan anak-anak asuhnya memetik poin penuh pada partai debut mereka di panggung Liga Champions. Semula, ia sempat memprediksi bahwa Como akan menghadapi gempuran tekanan yang masif dari Leipzig, sehingga dirinya telah mempersiapkan segala sesuatunya secara matang.

Akan tetapi, kenyataan di atas lapangan justru jauh melampaui ekspektasi awal, di mana Como secara perkasa membuktikan kapasitasnya sebagai tim yang sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Penampilan malam ini sungguh luar biasa. Ini adalah pertandingan pertama kami sepanjang sejarah di Liga Champions, jadi ini malam bersejarah bagi kami,” kata Fabregas dikutip dari UEFA, Jumat (11/9/2026).

“Kami tahu Leipzig akan menekan kami secara agresif, jadi kami berusaha menganalisis permainan mereka, mempelajari posisi mereka, dan memahami apa yang akan mereka lakukan saat menghadapi kami.”

Meskipun sempat menerima tekanan yang cukup intens dari kubu RB Leipzig, Fabregas mengakui bahwa skuad didikannya mampu keluar dari situasi pelik tersebut, terutama ketika memasuki fase pertengahan babak kedua.

Lupakan Kemenangan di Liga Champions

Fabregas menorehkan tinta emas sebagai pelatih Como pertama yang sukses merengkuh kemenangan di ajang Liga Champions. Ia menyambut pencapaian positif tersebut dengan rasa gembira, meski menegaskan bahwa perayaan atas kemenangan itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

"Saya jelas senang, tetapi itu hanya akan berlangsung selama lima menit," katanya dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Alih-alih menghabiskan waktu dengan berpesta semalam suntuk, juru taktik asal Spanyol tersebut memilih untuk lekas mengalihkan konsentrasinya menatap laga akhir pekan mendatang melawan Parma. Menurut pandangannya, partai tersebut memegang tingkat urgensi yang sama pentingnya karena membuka lebar peluang mereka untuk melesat naik ke singgasana puncak klasemen sementara Serie A.

"Karena setelah itu kami harus memikirkan persiapan untuk pertandingan melawan Parma pada hari Senin,"

"Ini adalah malam bersejarah bagi kota ini dan tim ini, tetapi kami harus membawa energi yang sama ke liga juga."

"Kami memiliki musim yang sangat menuntut di depan kami, di mana kami harus tampil setiap tiga hari. Jadi, rendah hati, fokus, dan terus berjuang," sambungnya.

Terkini