RATU Bidik Akuisisi Aset Migas Baru pada 2027

Kamis, 10 September 2026 | 03:29:32 WIB
PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU), emiten migas terafiliasi konglomerat Happy Hapsoro, berencana untuk mengakuisisi minimal satu aset baru pada 2027. 

Direktur Utama RATU, Sumantri menjelaskan bahwa model bisnis perusahaan sangat simpel, yakni melakukan akuisisi lalu mengelola aset eksisting. 

Departemen pengembangan perseroan selalu aktif mencari aset berkualitas agar daftar incaran tetap tersedia sehingga transaksi dapat segera dilakukan ketika kondisi keuangan dan aturan memungkinkan.

Dalam strategi akuisisi tersebut, Sumantri menegaskan bahwa target utama adalah aset yang sudah berproduksi serta dikelola oleh operator berpengalaman. 

"Secara umum di 2027, kita berharap ada satu [akuisisi], minimal satu aset yang kita tambahkan ke dalam aset perseroan," tegas Sumantri. 

Peluang ekspansi ini tidak terbatas di dalam negeri saja karena diskusi intensif dengan mitra luar negeri maupun domestik terus berjalan secara berkala.

Direktur RATU, Adrian Hartadi menambahkan bahwa perseroan konsisten melakukan ekspansi anorganik dengan kapabilitas pendanaan yang kuat, baik dari pinjaman bank maupun surat utang. 

Pada semester I/2026, profitabilitas RATU tercatat sangat kuat dengan debt to equity ratio (DER) di level 2,42 kali, masih jauh di bawah batas financial covenant sebesar 4 kali. Manajemen selalu menjaga rasio leverage dan kehati-hatian dalam hal kemampuan pengembalian pinjaman demi keberlanjutan perusahaan.

Sementara itu, Direktur RATU, Alexandra Sinta Wahjudewanti memaparkan peta jalan ekspansi jangka panjang perseroan yang dibagi menjadi tiga fase. 

Pada 1 hingga 3 tahun pertama, RATU berfokus pada investasi non-operasi dengan mengakuisisi production sharing contract (PSC) berskala besar tanpa pengelolaan langsung. 

Selanjutnya pada tahap kedua (tahun ke-3 sampai ke-5), perseroan mulai transisi ke investasi operasional skala kecil, sebelum akhirnya memperluas skala operasional yang lebih besar pada fase ketiga (tahun ke-6 hingga ke-10).

Terkini

Harga iPhone 18 Pro & iPhone Duo di Singapura dan Malaysia

Kamis, 10 September 2026 | 05:34:32 WIB

Perbandingan Apple Watch Ultra 4 dan Ultra 3 Terbaru

Kamis, 10 September 2026 | 05:31:31 WIB

Apple Rilis Fitur Bukti Keaslian Foto iPhone 18 Pro

Kamis, 10 September 2026 | 05:23:31 WIB