Hadapi Tren EV, Selamat Sempurna (SMSM) Perbesar Segmen Heavy Duty

Rabu, 09 September 2026 | 02:45:01 WIB
Gedung pabrik komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) [FOTO: NET].

JAKARTA - Emiten manufaktur komponen otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM), menjalankan strategi khusus guna membendung gempuran electric vehicle (EV) di Tanah Air melalui penguatan porsi pada segmen heavy duty.

Wakil Direktur Utama Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi menjelaskan bahwa mayoritas penjualan SMSM saat ini memang disokong oleh segmen heavy duty. Hanya sepertiga dari total penjualan perseroan yang berasal dari segmen otomotif konvensional.

”Kami memang sekarang lebih fokus ke heavy duty atau commercial vehicle. Ini juga bagian dari strategi perseroan dalam rangka menghadapi electric vehicle,” katanya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).

Artinya, prioritas Selamat Sempurna kini mulai bergeser dari kendaraan berbahan bakar fosil (internal combustion engine/ICE) menuju pemenuhan komponen heavy duty serta commercial vehicle. Lini heavy duty ini juga diakui sanggup menyumbang margin keuntungan yang lebih memuaskan.

Di sisi lain, Andri menyampaikan bahwa SMSM sebenarnya sudah mulai memproduksi komponen filter untuk kendaraan berbasis listrik. Hanya saja, lantaran tingkat adopsi EV di Indonesia belum berjalan masif, angka penjualan pada sektor tersebut masih tergolong minim.

”Untuk mengantisipasi EV, kami juga memproduksi filter HVAC, sehingga dengan demikian kami berharap ke depannya tidak bergantung pada ICE,” tegasnya.

Memasuki periode Januari—Juni 2026, SMSM sukses mengantongi penjualan bersih sebesar Rp2,64 triliun, atau tumbuh tipis 3,65% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pada kurun waktu yang sama, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan 3,81% YoY menjadi Rp551 miliar.

Penyumbang penjualan terbesar SMSM masih dikuasai oleh kategori produk filter yang mencapai Rp1,87 triliun sepanjang semester I/2026, meski mencatatkan penurunan tipis 1,88% YoY.

Sebaliknya, lonjakan penjualan paling tinggi berhasil dicapai oleh segmen karoseri, yang membukukan nilai Rp92 miliar atau melesat hingga 20,18% YoY. Adapun pada segmen radiator, perseroan berhasil meraih penjualan mencapai Rp306 miliar.

”Kami berharap dengan memperluas pasar HVAC ini dapat mengantisipasi berkembangnya active vehicle di kemudian hari,” tegasnya.

Terkini