AKRA Siapkan Capex Rp1 Triliun di 2026 untuk Perluasan JIIPE

Selasa, 08 September 2026 | 04:45:02 WIB
PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA). (Foto: NET)

JAKARTA — PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai kira-kira Rp1 triliun pada tahun 2026. Anggaran belanja modal itu utamanya dimanfaatkan untuk perluasan terminal tangki di berbagai daerah.

Kepala Investor Relations AKRA Ignatius Teguh Prayoga menerangkan bahwa realisasi penyerapan belanja modal hingga paruh pertama 2026 telah mencatatkan angka Rp546 miliar. 

"Untuk di tahun ini kami mengalokasikan capex sekitar Rp1 triliun. Kegunaannya kami alokasikan untuk entrance capex, kemudian akuisisi satu kapal, dan juga pengembangan terminal baik di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi, sekaligus untuk melengkapi beberapa fasilitas utilitas di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE)," kata Yoga dalam acara Public Expose pada Selasa (8/9/2026).

Yoga menguraikan bahwa alokasi belanja modal korporasi diarahkan secara cermat demi memastikan keandalan sistem distribusi dan infrastruktur, sekaligus menopang ekspansi kawasan industri JIIPE utamanya aspek utilitas dan prasarana yang tumbuh selaras dengan kebutuhan tenant.

 Perusahaan jugamemastikan setiap penanaman modal bakal dikaji secara mendalam berdasarkan tingkat visibilitas permintaan, proyeksi imbal hasil, serta pengaruhnya terhadap kondisi finansial AKRA.

Menilik capaian imbal hasil dari investasi yang dijalankan AKRA, tingkat pengembalian ekuitas (ROE) serta tingkat pengembalian aset (ROA) pada semester I/2026 konsisten bertahan pada kisaran masing-masing 20% hingga 22% serta 7% sampai 8%. 

Stabilitas tren profitabilitas ini tercapai berkat dorongan ekspansi sumbangsih segmen kawasan industri serta variasi lini usaha yang ditempuh perseroan. 

Di samping itu, proporsi kawasan industri JIIPE terhadap pemasukan AKRA mendaki dari angka 4% di semester I/2025 menuju 6% pada semester I/2026. Peranan kawasan industri terhadap perolehan laba kotor perusahaan pun melompat dari 19% ke level 26%.

Saat ini, AKRA tengah merintis pembangunan fasilitas Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) yang dijadwalkan rampung serta mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2029. 

Inisiatif tersebut bakal menjadi bagian dari instalasi terminal gas di JIIPE berkapasitas 4 juta ton per tahun yang didukung keberadaan FSRU bers kapasitas 170.000 meter kubik. 

Besaran dana yang dibenamkan pada proyek ini berkisar antara US$400 juta hingga US$450 juta yang dikerjakan perseroan lewat skema ventura bersama dengan BW FSRU VII, yakni entitas anak tidak langsung milik BW LNG.

Yoga menambahkan bahwa eksekusi belanja modal AKRA tetap dijalankan dengan senantiasa menjaga keseimbangan serta fleksibilitas neraca keuangan perseroan. 

"Pelaksanaan [belanja modal] juga akan dilakukan secara bertahap agar pertumbuhan tetap berjalan tanpa mengurangi fleksibilitas neraca dan kemampuan perseroan memberikan nilai kepada pemegang saham," pungkasnya.

Terkini

Mbappe Nilai Tahun Ini Waktu Tepat Raih Ballon d'Or

Selasa, 08 September 2026 | 06:19:32 WIB

Dembele Jawab Mbappe Soal Ballon d'Or 2026

Selasa, 08 September 2026 | 06:16:31 WIB

Tips Ampuh Jaga Hubungan Erat dengan Anak yang Sedang Merantau

Selasa, 08 September 2026 | 06:12:01 WIB

Real Madrid vs Inter Milan: Ujian Berat Nerazzurri di Bernabeu

Selasa, 08 September 2026 | 06:04:02 WIB