JAKARTA - Gelandang asal Inggris, Jude Bellingham, kembali menemukan performa puncaknya bersama klub raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Real Madrid, usai melalui dua musim yang dinilai kurang memenuhi ekspektasi. Sang pemain tampil begitu tajam sejak bergulirnya musim kompetisi LaLiga 2026-2027.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, ia berhasil mencetak satu gol saat bersua Espanyol serta menyumbangkan dua assist ketika berhadapan dengan Real Sociedad.
Sepasang assist pada laga melawan Real Sociedad tersebut diberikan masing-masing kepada Kylian Mbappe pada menit ke-60 dan Vinícius Junior pada menit ke-68. Berkat strategi yang diterapkan oleh Jose Mourinho, ia mengaku memperoleh keleluasaan yang lebih besar di atas lapangan.
Ketika berbicara kepada media resmi Real Madrid, Bellingham menyatakan bahwa posisi barunya memberikan kebebasan penuh untuk mengekspresikan diri secara optimal dalam menghadapi ketatnya persaingan LaLiga maupun kompetisi Eropa.
"Saya merasa lebih bebas lagi, lebih bebas untuk memutuskan kapan harus mundur, kapan harus maju, atau kapan harus melakukan lari ke area penalti," ucapnya sebagaimana dikutip dari Goal English pada Minggu (30/8/2026).
"Saya rasa ini posisi terbaik untuk kami, karena memungkinkan kami untuk menunjukkan semua kemampuan kami."
Ia pun mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada sang pelatih atas kepercayaan serta kesempatan yang diberikan untuk bermain dengan skema tersebut.
Dalam upaya menjaga momentum positif ini, Bellingham menilai awal musim yang solid menjadi modal krusial menjelang jadwal pertandingan yang semakin padat, termasuk bergulirnya ajang Liga Champions.
Ia optimistis skuad Los Blancos mampu mempertahankan konsistensi permainan tersebut dalam beberapa pekan ke depan.
"Sangat penting untuk membangun momentum," ujar pemain yang lahir di Stourbridge pada 29 Juni 2003 tersebut.
"Sekarang datang fase sulit dengan dimulainya Liga Champions, di mana pertandingan menumpuk, dan akan lebih baik jika kami memiliki awal yang baik."
Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas proses adaptasi yang sangat cepat dari para pemain anyar, yang dinilai langsung memberikan dampak positif baik di ruang ganti maupun saat berlaga di lapangan hijau.
Kemajuan signifikan ini juga tidak terlepas dari peningkatan performa kolektif tim secara keseluruhan di bawah kepelatihan Jose Mourinho.
Menurut pandangannya, penerapan taktik tekanan atau pressing yang agresif menjadi salah satu faktor penentu utama mengapa Real Madrid kini tampil dalam kondisi fisik dan permainan yang jauh lebih baik sejak awal musim.