Tekan Biaya Konstruksi, Danantara Perluas Akses Hunian Layak

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:42:32 WIB
Danantara dorong kolaborasi sektor perumahan lewat inovasi Bata Interlock Semen Indonesia yang mampu tekan biaya konstruksi rumah hingga 30 persen.

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia mendorong kolaborasi di sektor perumahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak dan terjangkau. 

Salah satu dukungan datang dari PT Semen Indonesia Tbk melalui Bata Interlock Presisi, yang diklaim mampu menekan biaya pembangunan rumah hingga sekitar 30 persen.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan bahwa pengembangan ekosistem perumahan memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pengembang, lembaga pembiayaan, hingga industri pendukung. 

Menurut dia, sinergi tersebut penting agar penyediaan hunian dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. 

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau," kata Rosan dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Danantara Housing Expo 2026 menjadi salah satu wadah untuk mempertemukan para pelaku industri perumahan sekaligus memperkenalkan beragam solusi pendukung pembangunan tempat tinggal. 

Dalam ajang tersebut, Semen Indonesia menampilkan rumah tapak yang memanfaatkan Bata Interlock Presisi sebagai inovasi material bangunan. 

Perusahaan tersebut menghitung penggunaan material ini pada rumah tipe 36 dapat memangkas biaya pembangunan hingga sekitar 30 persen dibanding metode konvensional. Efisiensi tersebut bersumber dari proses konstruksi yang lebih ringkas serta potensi penghematan biaya tenaga kerja.

Selain menekan biaya, penggunaan Bata Interlock Presisi juga diklaim mampu mempercepat proses pembangunan. Semen Indonesia memperkirakan pengerjaan rumah tipe 36 dapat rampung dalam kurun waktu sekitar 21 hingga 30 hari, atau dua kali lebih cepat daripada metode konvensional. 

Direktur Sales dan Marketing Semen Indonesia Dicky Saelan menambahkan bahwa produk tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konstruksi yang cepat dan efisien dengan tetap menjaga ketahanan struktur bangunan. 

“BIP kami kembangkan untuk konstruksi yang cepat, efisien, sekaligus memiliki ketahanan struktur yang baik,” ujar Dicky.

Bata Interlock Presisi menggunakan sistem pengunci pada bagian samping dan atas bata agar setiap elemen saling mengikat. Sistem tersebut menjadikan proses pemasangan jauh lebih sederhana dan akurat. 

Dari segi ukuran, bata ini memiliki dimensi 25 cm dikali 12,5 cm dikali 10 cm dengan tingkat toleransi hingga 1 milimeter. 

Teknologi ini juga dirancang ramah untuk wilayah rawan gempa karena sistem penguncinya membuat antarbata saling terikat kuat, serta telah mengantongi sertifikasi resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Terkini

Rekomendasi Drama Korea Terpopuler Sepanjang Agustus 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:29:32 WIB

KPop Demon Hunters Naik ke Posisi Enam Top 10 Netflix

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:26:01 WIB

Aktris Thailand Lingling Kwong Raih Wanita Tercantik 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:18:02 WIB

Daftar Tanaman Efektif Cegah Kucing Liar Buang Kotoran

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:14:01 WIB