Sumur Semberah-206 Garapan Elnusa Tembus 2 Kali Lipat Target

Jumat, 28 Agustus 2026 | 05:38:01 WIB
PT Elnusa Tbk. (ELSA). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Elnusa Tbk. (ELSA), emiten yang bergerak di bidang hulu migas, melaksanakan pengeboran pada sumur Semberah-206 (SEM-20-US) yang berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan hasil produksi awal (initial production) yang mencatatkan pencapaian lebih dari dua kali lipat dari target.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji menyatakan bahwa perusahaan berperan sebagai drilling contractor dengan mengerahkan Rig EMR-001 guna mendukung seluruh rangkaian operasi pengeboran hingga tahap uji produksi. 

Elnusa merampungkan pengeboran sumur tersebut dalam kurun waktu 45 hari dan berhasil mencapai fase uji produksi pada tanggal 19 Agustus 2026, setelah rangkaian kegiatan pengeboran dimulai sejak 4 Juni 2026.

"Hasil pengujian mencatat initial production sebesar 5,36 MMSCFD gas dan 406 BOPD minyak dibandingkan target awal sebesar 2,1 MMSCFD gas dan 175 BOPD minyak," ujar Rustam dalam siaran pers yang diterbitkan pada Kamis (27/8/2026).

Beliau menambahkan bahwa capaian tersebut setara dengan kira-kira 255% dari target gas serta 232% dari target minyak, sekaligus memperlihatkan kontribusi nyata dari aktivitas pengeboran dalam membuka serta mengoptimalkan potensi produktivitas dari aset hulu. 

Elnusa sendiri tergabung di dalam Subholding Upstream Pertamina sebagai solution partner yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian tugas semata, melainkan juga berorientasi pada penciptaan nilai serta peningkatan produktivitas aset milik pelanggan.

Rustam menerangkan bahwa sumur Semberah-206 memproduksi hasil dari lapisan F083A, I089A, serta I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang terpantau baik. 

Beliau menambahkan pula bahwa kesuksesan operasional ini turut ditunjang oleh kemampuan Elnusa dalam mengoperasikan Rig EMR-001 untuk melaksanakan pengeboran berarah hingga mencapai kedalaman akhir 11.685 ftMD.

Elnusa memadukan keandalan rig, kompetensi para kru, pengendalian operasional, serta disiplin eksekusi guna memastikan seluruh kegiatan pengeboran berjalan efektif sesuai dengan parameter operasi yang telah ditentukan.

Dalam menjalankan operasional tersebut, lanjutnya, Rig EMR-001 berhasil mencatatkan 75.600 safe man hours semenjak tajak sumur dilakukan, yang semakin memperkokoh rekam jejak Elnusa dalam mengeksekusi pekerjaan berisiko tinggi secara aman serta terkendali.

Beliau menyebutkan bahwa keberhasilan pada sumur Semberah-206 semakin memperkuat rekam jejak layanan drilling Elnusa sebagai salah satu kompetensi strategis di dalam segmen Upstream Oil & Gas Services

Kapabilitas tersebut terbangun melalui perpaduan antara aset yang handal, technical expertise, pengalaman operasional, teknologi, serta kemampuan untuk memadukan beragam layanan demi menjawab kebutuhan pelanggan yang kian kompleks. 

Kompetensi ini menjadi salah satu competitive advantage bagi Elnusa dalam merebut peluang dari aktivitas eksplorasi, pengembangan lapangan, hingga optimalisasi produksi migas nasional, imbuhnya.

Rustam menuturkan bahwa keandalan eksekusi ini juga disokong oleh disiplin HSSE yang menjadi fondasi utama operasional perusahaan. 

Di tengah berbagai dinamika teknis termasuk tantangan kondisi well control, tim Elnusa sanggup melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan.

Rustam menjelaskan bahwa lewat penguatan operational excellence pada seluruh lini bisnis, Elnusa terus meneguhkan posisinya sebagai perusahaan penyedia jasa energi terintegrasi yang sanggup menyediakan solusi menyeluruh mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi. 

Konsistensi semacam ini menjadi bagian dari strategi perseroan guna memperkuat daya saing, memperlebar peluang pertumbuhan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pelanggan dan pemegang saham, di samping turut mendukung upaya peningkatan produksi serta ketahanan energi nasional.

Terkini