JAKARTA - Konglomerat Low Tuck Kwong terpantau masih menduduki urutan teratas jajaran individu paling tajir di Tanah Air, di sela-sela kabar miring yang tersiar bahwa pihaknya bakal melego PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) kepada Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Mengutip statistik Forbes Real Time Billionaires, Low Tuck Kwong menempati urutan tertinggi daftar individu paling tajir di Indonesia, dengan jumlah aset mencapai US$21,1 miliar. Sementara itu, untuk skala internasional, sosok Low Tuck Kwong berada di urutan ke-133 individu paling tajir sejagat.
BYAN sendiri telah memberikan klarifikasi perihal kabar mengenai rencana pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham perusahaan oleh Jhonlin Grup milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Corporate Secretary Bayan Resources Jenny Quantero menyatakan pihak pengurus perusahaan tidak mengetahui adanya rencana kegiatan transaksi pengambilalihan maupun akuisisi saham sebagaimana tersebut dalam pemberitaan yang beredar di masyarakat.
“Sampai dengan tanggal surat ini, perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam,” tulis manajemen BYAN dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/8/2026).
Setelah Low Tuck Kwong, taipan lainnya yakni Prajogo Pangestu duduk sebagai individu paling tajir kedua di Indonesia, dengan jumlah aset sebesar US$17,4 miliar.
Sementara itu, urutan ketiga dan seterusnya tidak terlalu mengalami perubahan. Posisi individu paling tajir ketiga di Indonesia diduduki oleh Robert Budi Hartono, dengan nominal aset US$16,4 miliar. Kemudian disambung oleh Anthoni Salim dengan nominal aset US$11,1 miliar.
Pada urutan kelima terdapat Tahir dan Keluarga dengan nominal aset US$10 miliar, Sri Prakash Lohia dengan nominal aset US$8,4 miliar, serta Otto Toto Sugiri sejumlah US$8,4 miliar.
Selanjutnya pada urutan ke-9 diduduki oleh perempuan paling tajir di Indonesia, Marina Budiman dengan jumlah aset US$6 miliar, lalu Lim Hariyanto Wijaya Sarwono dengan nominal US$4,9 miliar, dan urutan ke-10 individu paling tajir di Indonesia diduduki oleh TP Rachmat dengan nominal aset US$4,5 miliar.