Rumor Akuisisi Haji Isam, Begini Tanggapan Bayan Resources (BYAN)

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:37:01 WIB
PT Bayan Resources Tbk (BYAN). (Foto: NET)

JAKARTA - Emiten produsen batubara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merespons rumor atas rencana akuisisi emiten tersebut oleh pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. 

Berdasarkan kabar yang beredar di salah satu media daring, Haji Isam disebut-sebut berencana mengambil alih sebagian besar atau sekitar 62% saham BYAN. 

Corporate Secretary Bayan Resources Jenny Quantero menyampaikan, saat ini pihaknya tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham BYAN sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut.

"Namun, pemegang saham pengendali perusahaan telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perusahaan," tulisnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/8/2026).

Jenny melanjutkan, BYAN tidak mempunyai informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun struktur transaksi. Di samping itu, BYAN tidak mempunyai informasi mengenai porsi saham yang akan dialihkan dan/atau nilai transaksi sehubungan dengan informasi mengenai rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham tersebut. 

Emiten milik konglomerat Low Tuck Kwong ini pun tidak dapat memberikan penjelasan mengenai dampak terhadap pengendalian BYAN karena tidak terdapat transaksi yang dapat dikonfirmasi oleh perusahaan tersebut. 

Lantas, BYAN senantiasa berkomitmen untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal dan ketentuan BEI, termasuk kewajiban keterbukaan informasi apabila terdapat informasi atau fakta material yang wajib diungkapkan kepada publik. 

Pada penutupan perdagangan Selasa (18/8), harga saham BYAN melonjak 19,97% ke level Rp 17.275 per saham. Dalam sepekan terakhir, harga saham BYAN melesat 43,66%.

Terkini