SeaBank Cetak Laba Bersih Rp749,26 Miliar pada Semester I Tahun 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:54:02 WIB
PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp749,26 miliar pada semester pertama 2026

Kenaikan profitabilitas tersebut didorong oleh perkembangan total aset korporasi hingga mencapai Rp52,97 triliun.

"Hasil positif sepanjang Semester I 2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat," kata Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Dari ranah fungsi intermediasi, penyaluran kredit SeaBank meningkat 53,1 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp39,81 triliun. Kenaikan ini diraih melalui perpaduan skema direct lending, kerja sama ekosistem digital, serta aliansi strategis.

Meskipun pinjaman mengalami lonjakan tajam, SeaBank ajeg mengamalkan prinsip kehati-hatian (prudential banking) yang tampak dari rasio kredit macet atau Non-Performing Loan (NPL) Gross yang tetap dijaga ketat pada level 1,65 persen, jauh di bawah batas maksimum 5 persen yang ditentukan regulator.

Seiring perluasan pangsa nasabah, Dana Pihak Ketiga (DPK) SeaBank terhimpun sebesar Rp41,80 triliun, naik 47,6 persen yoy. Porsi dana murah (Current Account Savings Account/CASA) terus mendominasi dengan perolehan Rp29,10 triliun atau setara 69,6 persen dari total DPK.

Hal ini menunjukkan tingginya frekuensi pemanfaatan aplikasi SeaBank untuk keperluan sehari-hari seperti transfer, pembayaran QRIS, serta tagihan rutin. 

Kapasitas mengelola beban dana (Cost of Fund) ini pun sukses mendongkrak efisiensi operasional dengan rasio Cost to Income Ratio (CIR) di level 21,1 persen, serta mencatatkan Return on Assets (ROA) pada angka 3,9 persen.

"Fokus kami ke depan adalah terus berinovasi pada fitur-fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, dan mendorong inklusi keuangan untuk memastikan akses keuangan digital bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Sasmaya.

Pertumbuhan fundamental finansial yang tangguh tersebut selaras dengan perluasan basis pengguna SeaBank yang kini telah menembus 35 juta nasabah sampai penghujung Semester I 2026.

Tingginya loyalitas pengguna tercermin dari rerata transaksi harian yang mencapai lebih dari 16,8 juta transaksi, dengan volume perputaran uang harian menembus Rp7,1 triliun selama bulan Juni 2026.

Sebagai bentuk dedikasi dalam memperluas cakupan layanan secara berkelanjutan, SeaBank meresmikan Kantor Cabang (KC) di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Mei 2026.

Medan sah menjadi kantor cabang ke-9 SeaBank di Indonesia guna merangkul segmen masyarakat unbanked sekaligus mengokohkan perekonomian lokal.

"Inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjangkau masyarakat luas melalui inovasi perbankan digital yang praktis dan aman. Kami memposisikan KC Medan sebagai jembatan inklusi yang akan mendorong taraf hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumatera Utara," tambah Sasmaya.

Adapun melengkapi ekspansi pelayanannya lewat pembukaan Kantor Cabang (KC) Medan pada semester I-2026, PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) memperoleh penghargaan internasional dengan masuk ke dalam daftar World's Best Banks 2026 ala majalah Forbes.

SeaBank terpilih bersama 17 bank asal Nusantara lainnya dalam jajaran 410 bank terbaik global. Capaian ini merupakan buah dari survei independen Forbes yang bersinergi dengan lembaga riset pasar Statista terhadap lebih dari 54.000 nasabah di 34 negara yang diselenggarakan pada rentang waktu Oktober-November 2025.

Evaluasi tersebut didasarkan atas lima indikator utama, dengan bobot tertinggi pada tingkat kepercayaan nasabah (trustworthiness), disusul oleh kemudahan layanan digital, mutu pelayanan nasabah, transparansi biaya beserta ketentuan, serta konsultasi keuangan.

Terkini