Tinggalkan Tottenham, Cristian Romero Gabung ke Atletico Madrid

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:56:31 WIB
Bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero [FOTO: NET].

JAKARTA - Cristian Romero secara terbuka mengakui bahwa perjalanan kariernya selama lima tahun berseragam Tottenham Hotspur tidak selamanya berjalan dengan mulus tanpa cela. 

Bek andalan Timnas Argentina tersebut melontarkan salam perpisahan penuh emosional sebelum merampungkan proses transfernya menuju klub rival sekota Real Madrid, yakni Atletico Madrid.

Pihak Atletico Madrid sendiri dikabarkan telah sukses mencapai kata sepakat dengan manajemen Tottenham terkait nilai mahar transfer Romero yang dilaporkan menyentuh angka 34,2 juta poundsterling.

Pemain yang kini telah menginjak usia 28 tahun itu bersiap menutup lembaran baktinya di klub asal London Utara tersebut usai mencatatkan total 156 penampilan sejak pertama kali bergabung pada tahun 2021 silam.

"Saya tahu saya tidak sempurna," tulis Romero di X, Sabtu (15/8/2026).

"Namun, satu hal memberi saya ketenangan: saya selalu memberikan segalanya. Saya membela seragam ini dengan penuh kebanggaan dan segenap hati."

Jejak langkah Romero bersama Tottenham bermula ketika dirinya diboyong dari klub Atalanta pada 2021. Dalam kurun waktu lima musim berada di London, ia sukses bertransformasi menjadi salah satu pilar krusial di lini pertahanan Spurs dengan mengoleksi 156 laga di pelbagai ajang kompetisi.

Kendati demikian, fase-fase akhir kebersamaan Romero dengan Tottenham Hotspur bisa dibilang dilalui melalui situasi yang cukup berat. Ia sempat turun bertanding kala bersua Sunderland pada bulan April lalu sebelum akhirnya terpaksa meninggalkan lapangan pertandingan sambil berurai air mata akibat didera cedera lutut parah.

Problem cedera tersebut memaksa Romero harus absen melewatkan enam partai pemungkas Spurs di pentas Liga Inggris (Premier League). Pada periode krusial itu, Tottenham masih harus berjuang keras mengamankan posisi demi terbebas dari jeratan jurang degradasi.

Romero sempat pula menuai sorotan publik lantaran keputusannya berencana pulang kampung ke Argentina guna menyaksikan secara langsung klub pertamanya, Belgrano, tampil berlaga di partai final ajang Primera Division Apertura.

Tidak lama berselang, ia kembali terbang ke Inggris dan menyaksikan rekan-rekan setimnya membekuk Everton dengan skor tipis 1-0. Hasil positif tersebut memastikan langkah Tottenham bertahan di pangkatan Liga Inggris sekaligus mengunci posisi ke-17 klasemen akhir untuk musim kedua secara beruntun.

Puncak momen paling berkesan bagi Romero selama berseragam Tottenham terjadi pada tahun 2025 lalu. Ia sukses mengantar skuad Spurs merengkuh titel juara Liga Europa usai menaklukkan Manchester United di partai puncak.

Keberhasilan merengkuh trofi Liga Europa tersebut sekaligus mencatatkan sejarah sebagai gelar juara pertama yang diraih Tottenham dalam kurun waktu 17 tahun terakhir.

Capaian fantastis ini tentu menjadi torehan paling berharga dalam rekam jejak perjalanan karier Romero sepanjang mengabdi bagi klub.

"Saat tiba di sini, saya memiliki impian yang jelas: mengukir nama saya dalam sejarah klub ini," tambah Romero.

"Saya tahu satu-satunya cara adalah melalui kerja keras, pengorbanan, dan pencapaian sesuatu yang sekian lama terasa begitu sulit: kembali mengangkat trofi. Dan kami berhasil mewujudkannya."

Menutup pesannya, Romero turut menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran klub Tottenham beserta para suporter setianya. Ia menilai bahwa masa-masa selama lima tahun di London Utara telah menjelma menjadi bagian terpenting dalam perjalanan karier sepak bola profesionalnya.

"Saya meninggalkan klub ini, namun sebagian hati saya akan selalu tertinggal di sini. Dulu saya adalah salah satu dari kalian. Hari ini, saya pergi sebagai bagian dari kalian selamanya."

"Dengan segenap cinta dan rasa hormat. Terima kasih untuk segalanya."

Selepas menuntaskan pengabdian lima musim bersama Tottenham, Romero kini menyongsong lembaran baru dalam petualangan kariernya dengan memperkuat Atletico Madrid. Kepindahan ini sekaligus menandai berakhirnya kiprah sang bek tangguh di panggung kompetisi Liga Inggris.

Terkini