Kinerja Semester I/2026: PT Indo Tambangraya Megah Raup Laba Bersih Rp1,89 T

Selasa, 11 Agustus 2026 | 02:25:31 WIB
PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG). (Foto: NET)

JAKARTA - Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) mencatatkan peningkatan kinerja sepanjang semester I/2026. Laba bersih ITMG tercatat meningkat menjadi US$105,9 juta, atau setara Rp1,89 triliun (kurs tengah BI Rp17.856 per dolar AS).

Manajemen ITMG menyampaikan perseroan mencatatkan pendapatan sebesar US$1 miliar pada semester I/2026, meningkat sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$919,4 juta.

Kenaikan pendapatan tersebut, lanjut manajemen, didukung oleh kenaikan volume penjualan sebesar 5% dan kenaikan ASP sebesar 4% secara year-on-year. Kenaikan ASP tersebut sejalan dengan harga acuan batu bara yang menguat.

Manajemen menjelaskan harga jual rata-rata (ASP) perseroan meningkat dari US$78/ton pada semester I/2025 menjadi US$81/ton pada semester I/2026.

ITMG membukukan laba bersih sebesar US$105,99 juta untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Laba bersih ini naik 16,51% secara tahunan dari US$90,97 juta.

ITMG juga mencatatkan beban pokok pendapatan yang meningkat sebesar 7% pada semester I/2026, terutama disebabkan oleh kenaikan biaya penambangan dan pengangkutan batu bara karena nisbah kupas yang lebih tinggi dan kenaikan biaya bahan bakar yang mengikuti kenaikan harga minyak dunia selama periode berjalan.

Sementara itu, beban penjualan meningkat dari US$81 juta menjadi US$88 juta sejalan dengan peningkatan volume penjualan. Adapun beban umum dan administrasi tercatat sebesar US$26 juta pada semester I/2026, sehingga total beban operasional tercatat sebesar US$114 juta pada semester I/2026.

Secara operasional, ITMG mencatatkan peningkatan produksi batu bara sebesar 13% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dengan volume produksi mencapai 5,3 juta ton pada kuartal kedua tahun 2026.

Dengan demikian, total volume produksi pada semester I/2026 mencapai 9,9 juta ton, sedikit lebih rendah dari 10,4 juta ton pada semester I/2025. Sementara itu, total volume penjualan meningkat menjadi 12,3 juta ton pada semester I/2026 dari 11,7 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

ITMG juga menuturkan royalti kepada pemerintah meningkat sebesar 7% year-on-year menjadi US$111 juta pada semester I/2026, terutama disebabkan oleh kenaikan volume penjualan.

Terkini